Sales Force Automation (SFA): Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya
Sales Force Automation (SFA) adalah sistem yang mengotomatiskan pekerjaan rutin tim sales, seperti menjadwalkan kunjungan, mencatat order, menagih, dan membuat laporan, agar aktivitas sales lebih rapi, terukur, dan mudah dipantau.
- Aplikasi HP untuk sales
- Dashboard web untuk manager



Apa itu SFA
Satu sistem untuk pekerjaan harian tim sales
Tim sales memakai aplikasi di HP untuk mencatat kunjungan dan order, sementara supervisor dan manager memakai dashboard di web untuk melihat hasilnya.
Tanpa SFA, rekap laporan, pencatatan order, dan pengecekan kunjungan sering dilakukan manual lewat spreadsheet dan chat. SFA memindahkan pekerjaan itu ke satu sistem, sehingga data tercatat sejak sales berada di lapangan.
Fungsi utama
Apa saja yang dikerjakan SFA
Setiap kartu mengarah ke panduan fiturnya di docs SalesMania.
Penjadwalan kunjungan
Menyusun rencana kunjungan per sales, termasuk jadwal berulang.
Bukti kunjungan
Mencatat check-in dengan foto dan lokasi.
Taking order
Menginput pesanan dengan katalog produk, harga, dan stok langsung dari lapangan.
Penagihan
Menjadwalkan dan mencatat pembayaran, serta memantau umur piutang.
Pengiriman
Meneruskan order ke tim administrasi dan pengiriman.
Target dan laporan
Memantau capaian target dan menyajikan laporan aktivitas tim.
Manfaat
Manfaat SFA bagi bisnis
- 1Lebih sedikit pekerjaan administrasi
Laporan tercatat otomatis, tidak perlu direkap setiap sore.
- 2Aktivitas tim lebih terlihat
Manager bisa membandingkan rencana dan realisasi kunjungan.
- 3Lebih sedikit kesalahan
Order diinput sekali di aplikasi, bukan ditulis ulang oleh beberapa orang.
- 4Proses order lebih cepat
Order langsung diteruskan ke tim yang memprosesnya.
- 5Keputusan berbasis data
Data kunjungan, order, dan penagihan berada di satu tempat.
Hitung sendiri
Berapa jam tim Anda habis untuk rekap manual?
Geser angkanya sesuai kondisi tim Anda. Waktu ini yang bisa dipakai untuk kunjungan, bukan merekap laporan.
Hitung juga waktu menulis order di kertas, mengetik ulang ke spreadsheet, dan mengirim laporan lewat chat.
125 jam / bulan
setara 15,6 hari kerja penuh (8 jam)
Perbandingan
SFA vs CRM: apa bedanya?
- Fokus
- Pekerjaan harian tim sales lapangan
- Pengguna utama
- Sales lapangan, supervisor, tim penagihan dan pengiriman
- Contoh aktivitas
- Kunjungan, check-in, taking order, penagihan
- Fokus
- Hubungan dan data customer
- Pengguna utama
- Tim sales, marketing, dan layanan customer
- Contoh aktivitas
- Riwayat komunikasi, prospek, tindak lanjut
Keduanya tidak saling menggantikan. Perusahaan yang tim sales-nya banyak bekerja di lapangan biasanya lebih dulu membutuhkan SFA.
Cara memulai
Cara memulai SFA di tim Anda
Petakan alur kerja
Tentukan alur dari kunjungan, order, penagihan, sampai pengiriman.
Siapkan data
Kumpulkan daftar customer dan produk yang akan dipakai.
Coba dengan sebagian tim
Mulai dari beberapa sales dan masa uji coba.
Atur target dan laporan
Tentukan angka yang ingin dipantau setiap minggu.
Evaluasi lalu perluas
Setelah alur berjalan, ajak seluruh tim.
SFA di SalesMania
Aplikasi SFA buatan Indonesia untuk tim distribusi dan retail
Fiturnya mencakup rencana kunjungan, check-in dengan foto dan lokasi, taking order, penagihan, pengiriman, target, dan laporan yang bisa diunduh ke Excel, serta integrasi dengan Accurate Online. Harga mulai Rp25.000/user/bulan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa kepanjangan SFA?
SFA adalah singkatan dari Sales Force Automation, yaitu sistem yang mengotomatiskan pekerjaan rutin tim sales seperti penjadwalan kunjungan, pencatatan order, penagihan, dan pelaporan.
Apakah SFA hanya untuk perusahaan besar?
Tidak. Perusahaan dengan tim sales lapangan berukuran kecil pun bisa memakainya. Semakin banyak sales, customer, dan order yang harus dipantau, semakin terasa manfaatnya.
Apa bedanya SFA dan CRM?
CRM berfokus pada hubungan dan data customer. SFA berfokus pada pekerjaan harian tim sales di lapangan, seperti kunjungan, order, dan penagihan. Keduanya bisa saling melengkapi.
Berapa biaya aplikasi SFA?
Harganya bervariasi antar penyedia. Di SalesMania, biaya mulai dari Rp25.000/user/bulan, dengan masa uji coba gratis 14 hari.